klik ini

Iklan OK

Info update

jadi tambah tahu

Jumat, 07 Januari 2011

Sejarah sengon

Pengen tahu beda nya sengon solomon. sengon butho. sengon merah dan

sengon laut/putih.


sebelum uang anda terbuang percuma. baca artikel ini. dijamin anda

tidak akan rugi.

dapat dilihat di :

www.aneka-bibit.tk

klik judul sejarah sengon.


=-======================================
========================================



sengon itu sudah umum di tanam masyarakat.

saat itu jenis yang di gunakan adalah sengon laut atau sering disebut

sengon putih.

karena banyak kasus pernyakit kanker ( tumor ) batang dan layu pucuk,

sehingga para petani banyak yang menebang sengon dan digantikan dengan

tanaman palawija.

mereka trauma.

endemi pernyakit paling banyak di jawa barat.

======================
======================


kemudian, pemerintah mencoba mengatasi masalah ini dengan meluncurkan

sengon merah. yang merupakan perkawinan antara sengon morotai dengan

sengon putih.

sengon morotai sengon yang masa panen nya sangat lama. namun kayu nya

memiliki kualitas bagus dan tahan pernyakit. orang jawa sering

menyebutnya kayu sengon saja.

sengon putih atau disebut juga sengon laut. orang jawa menyebut nya

mirah atau albasia atau albiso atau jinjing. pertumbuhan kayu nya

cepat dan diameter kayu nya besar. namun kayu sengon putih sangat

rentan terhadap pernyakit.


hasil persilangan diperoleh turunan terbaik yang pertumbuhannya cepat,

diameter kayu besar, tahan pernyakit, tekstur kayu menarik sehingga

cocok untuk furniture.

biji dan bentuk bibit nya sengon merah serupa dengan biji dan bibit

sengon putih.

nama nasional untuk sengon varian ini adalah sengon merah.


========================
========================


kemudian muncul sengon butho ( orang sumatera menyebut nya sengon kayu

merah ).

kayu sengon butho bukan tipe kayu untuk bahan bangunan.

sengon butho berserat melingkar dan berserabut. cabang banyak.

diameter besar namun tidak terlalu tinggi.

sengon butho sangat sulit di olah menjadi bahan bangunan, karena serat

nya yang melingkar sehingga sulit di tebang dengan chain saw. belum

lagi saat di potong dengan mesin kayu di saw mile, permukaan kayu

berserabut.

kayu sengon butho tidak bisa disimpan dalam waktu lama. karena akan

dimakan serangga sehingga keluar bubuk.

sehingga hanya bisa untuk bahan baku bubur kertas. dan di jual

gelondongan ke pabrik.

biji sengon butho besar seperti biji flamboyan / biji bunga matahari.


INTI NYA SENGON BUTHO ITU PRODUK GAGAL.


==========================
==========================


sengon morotai merupakan jenis kayu sengon asli indonesia. berasal

dari pulau morotai provinsi maluku.

kayu nya bagus, namun masa panen yang lama. sekitar 12 tahun. sehingga

jarang di kembangkan untuk industri.

hali ini karena pertimbangan nilai investasi.

orang jawa menyebut nya hanya dengan nama sengon atau jinjing wadas.


==========================
==========================


sengon solomon

jenis ini yang sedang populer di masyarakat.

berasal dari pasifik. biji nya lebih besar 30 % dari biji sengon merah

dan sengon putih.

jika ada yang besar nya sama dengan sengon merah. berarti biji

tersebut PALSU.

jika ada yang menawarkan biji. pastikan biji nya sedikit lebih besar

dari sengon laut dan ada surat bukti import dengan tanggal terbaru.
karena sampai saat ini belum ada kebun indukan untuk sengon solomon.

apabila ada yang jual bibit siap tanamnya.

kita cari tahu dahulu bibit tersebut dari persemaian biji atau dari

kultur jaringan.

jika dari biji. JANGAN DI BELI. karena bibit dari biji kualitas nya

setara sengon laut atau sengon merah.

jika dari proses kultur jaringan. kita harus tahu dari rumah kultur

jaringan mana bibit tersebut berasal. setiap rumah kuljar pasti ada

data hasil kultur nya. siapa yang beli dan berapa banyak.

tips lain untuk mengetahui ke asli an nya. kita bisa lihat kondisi

lahan penjual nya. apakah seperti tempat penjualan anggrek dimana

banyak tray penampung bibit yang baru keluar laboratorium atau serupa

dengan penjual bibit pada umumnya.

bibit kuljar setelah dipindahkan dari tray semai kuljar. masih

membutuhkan tempat semai yang terisolasi sebelum diletakan di

persemaian terbuka.

jika hal itu tidak ditemui. PASTI ITU BIBIT SOLOMON PALSU.


=================================
=================================


jika ada penjual yang menawarkan bibit sengon. namun bibit tersebut

harus di sertai pupuk booster agar cepat besar ( dengan berbagai merk

). itu tanda nya kayu sengon BOILER ( seperti ayam potong ).

kualitas kayu nya pasti jelek meski cepat besar.

kalo memang bibit bagus. akan cepat besar meskipun hanya di pupuk

phaska dan za serta pupuk kandang.

kayu boiler pasti nya akan buruk hasil kubikasi nya saat panen. dan

setiap pembeli kayu akan melakukan cek kualitas sebelum menentukan

harga nya.

kayu bagus bukan hanya di lihat dari diameter nya saja, tapi dari

serat dan tekstur kayu.


================================
================================


belilah tanaman yang memang sudah teruji kualitas nya di lapangan.

jangan tergiur janji manis dan promosi besar-besaran.


syarat tanaman di sebut tanaman unggul, jika sudah melalui uji

lapangan min 2 kali masa tanam. untuk sengon min 12 tahun pengujian.


=================================
=================================


kami adalah perusahaan yang saat ini manajemen nya sudah di kelola

generasi ke 2.
sejak tahun 80 an. orang tua kami menggeluti dunia tanaman industri

dengan domisili di kabupaten banyumas jawa tengah.

pada tahun 90 an, kami melakukan perintisan penanaman kayu sengon di

lampung dengan bendera CV. Sengon jaya yang dahulu berkantor di jl.

raya merak - bakauheni km 22.

saat ini orang tua kami sudah pensiun. dan kembali ke jawa. usaha di

lanjutkan oleh kami dengan fokus skala nasional dan semua kegiatan

kami di pusatkan di kantor kami di kabupaten cilacap jawa tengah.

sehingga kami tahu sejarah sengon dari awal nya di populerkan, hingga

saat ini.

semoga kita bisa bermitra baik dalam rencana-rencana ke depan nya.



terima kasih



Adhie nugraha

CEO Nusa palapa Group

Senin, 27 Desember 2010

Mengapa kirim pesanan via Pos Indonesia dan Pandu siwi?



































Nusa palapa group menjalin kerjasama pengiriman dengan kantor pos indonesia, Pandu siwi, Dakota cargo, dan Bima putra Express.



mengapa ???



www.posindonesia.co.id


http://www.pandulogistics.com/



Memang kantor pos dimasyarakat terkenal lama jika mengirimkan paket
namun...

kantor pos dengan layanan pos express dapat menjangkau lebih luas hingga pedalaman.

untuk memantau posisi paket terakhir berada dapat melihat di website milik pos indonesia.

tinggal masukan no resi bukti paket di kolom yang tersedia. kita bisa tahu. dimana posisi terakhir pesanan kita berada.


www.posindonesia.co.id


untuk pengiriman via udara dengan lebih cepat, kita percayakan kepada jasa Paket Pandu siwi dan Tiki.


untuk cek status paketan sudah berada dimana, dapat cek di web :

http://www.pandulogistics.com/



Kamis, 21 Oktober 2010

Foto biji Genitri


Pohon Genitri
























Biji Genitri Unik
























Biji Genitri yang sudah jadi Tasbih



Minggu, 12 September 2010

Nilai Investasi Penanaman Bibit Sengon Merah

Estimasi hasil Panen kayu Sengon merah

luas lahan : 10000 m2

jarak tanam : 2 m X 1.5 m

tanaman : Sengon merah

masa tanam : 5 tahun

populasi : 3300 batang

sistem jual : kayu berdiri dijual borongan

Biaya tanam : 12 juta / hektar

Penanaman : 2010

Panen : 2015

Suku bunga : 10 %

Inflasi : 8 %

Status tanah : Hak milik

1). Penjarangan

Penjarangan kayu untuk mengurangi kayu yang kurang bagus. hingga 50 % dari populasi. dilakukan pada umur 2,5 tahun.

Jumlah kayu yang di jarangkan : 50 % X 3300 batang = sekitar 1800 batang

diameter kayu : 12 cm panjang kayu 10 m = 0.10368 m2/batang

jumlah kubikasi : 0.864 m2 X 1800 batang = 186,624 m2.

harga kubik glondongan Rp. 400.000 ( tahun 2009 )

Nilai kayu glondongan : 186,624 m2 X Rp. 400.000 = Rp. 74.649.600.

2). Tebang Total

setelah umur 5 tahun. kayu di tebang total.

diameter 20 cm. panjang kayu 18 m sebanyak 1500 batang.

kubikasi : 1500 batang X 0.5184 m2 = 777.6 m2

harga kubik blondongan Rp. 650.000 ( tahun 2009 )

Nilai kayu glondongan : 777.6 m2 X Rp. 650.000 = Rp. 505.440.000.

3). Total Nilai Jual

poin 1 + poin 2 = Rp. 74.649.600 + Rp. 777.600.000 = Rp. 580.089.600.

4). Keuntungan

poin 3 - biaya tanam : Rp. 580.089.600 - Rp. 12.000.000

= Rp. 568.089.600.

Info lengkap, lhat di

www.reader-extract.tk

or

www.nusapalapa.tk

Selasa, 24 Agustus 2010

Kontrak lahan penanaman sengon dan akasia di Palembang

Estimasi Biaya Penanaman


==================================================================================================================


( ini hanya estimasi, bukan nilai riil dari konrak dan nilai kontrak setiap proyek berbeda )


==================================================================================================================



Luas lahan : 40 hektar.

Lokasi : porivinsi Jambi

Kontur tanah : perbukitan

Kondisi lahan : belum diolah

Sistem : tumpang sari.

Jenis tanaman : - Sengon merah tinggi 70 cm - 90 cm

- Akasia fornis tinggi 40 cm – 60 cm

Tanaman penutup : Mindi tinggi 70 cm – 90 cm

Jarak tanam : 1,5 m X 2 m ( 3.350 batang/hektar )

1. Proses pembersihan lahan

Dibutuhkan 10 orang untuk melakukan penyemprotan anti gulma dan rumput. Dengan hari kerja 1 hektar/hari/10 orang. Total masa kerja 40 hari.

Obat pertanian yang diperlukan sebanyak 160 botol.

2. Proses penanaman bibit

Dengan populasi 3.450 batang/hektar dan skema penanaman setiap 3 jalur sengon diselingi 1 jalur akasia. Sehingga rinciannya :

- Bibit sengon merah 2.500 batang/hektar.

- Bibit akasia fornis 850 batang/hektar.

- Bibit mindi 100 batang/hektar.


Tanaman penutup berupa mindi dengan jarak penanaman 5 meter. Fungsi nya untuk menjaga 7 melindungi dari kemungkinan serangan serangga.

Tenaga kerja yang di gunakan untuk penanaman :

- Tenaga tanam 15 orang ( 200 lobang/hari)

- Tenaga feeder ( pensuplai bibit dan pupuk ) 5 orang

- Tenaga penyiraman bibit dipenampungan 2 orang

- Pengawas lapangan 1 orang

- Assisten pengawas lapangan 2 orang

- Total tenaga kerja 25 orang.

- Hari kerja 40 hari kerja

3. Proses pemupukan

Pupuk yang digunakan berupa pupuk kimia dan pupuk organik/kohe.

Kebutuhan pupuk kimia sebanyak 120 kg/hektar.

Kebutuhan pupuk organik dengan 3 kali jadual pemupukan (1:2:3) membutuhkan 2500 kg/hektar.

Pemupukan dilakukan 4 kali hingga ketinggian 5 meter atau umur 6 bulan.

Selan itu dibutuhkan pestisida tabur sebanyak 100 kg/hekar.

- Pupuk kimia 120 kg/hektar.

- Pupuk kohe 2500 kg/hektar.

- Pestisida tabur 100 kg/hektar.

4. Proses perawatan pasca penanaman

Setiap 2 minggu sekali dilakukan pengecekan oleh pengawas lahan terhadap kondisi bibit dan gulma pengganggu. Dengan menggunakan tenaga kerja sebanyak 2 orang melakukan perawatan setiap hari.

Pada saat dilakukan jadual pemupukan dibutuhkan tenaga kerja 5 orang/hari/hektar. Untuk mengantisipasi serangan pernyakit, dilakukan penyemprotan pestisida dengan intesitas penyemprotan 2 minggu sekali hingga tanaman setinggi 3 meter atau berumur 2 bulan.

5. Proses pengawasan

Hingga ketinggian minimal 5 meter atau berumur 6 bulan dilakukan pengawasan agar diperoleh pertumbuhan 100% dengan variasi ketinggian 4 meter s/d 7 meter. Jika sudah diperoleh ketinggian yang dipersyaratkan. Maka, kontrak kerja sudah selesai.


6. Nilai kontrak

a. Harga bibit

Lahan 40 hektar membutuhkan total 138.000 batang ( 150.000 batang ). Dengan rincian : 100.500 batang sengon, 33.500 batang akasia fornis, 4000 batang mindi. Dengan daya tampung truck sebanyak 15.000 batang, maka diperlukan 10 kali trip dengan tujuan ke jambi.


Rincian biaya :

- Sengon merah 100.500 batang X Rp. 700 = Rp. 70.350.000.

- Akasia fornis 33.500 batang X Rp. 900 = Rp. 30.150.000.

- Mindi 4000 batang X Rp. 1000 = Rp. 4.000.000.

- Sewa truck 10 trip X Rp. 7.000.000 = Rp. 70.000.000.

- TOTAL = Rp. 174.500.000.

- Biaya per hektar = Rp. 4.362.500.

b. Biaya tanam

- Persiapan lahan Rp. 500 X 138.000 batang = Rp. 69.000.000.

- Penanaman bibit dan pemupukan Rp. 1000 X 138.000 batang = Rp. 138.000.000.

- Perawatan hingga 5 meter Rp. 500 X 138.000 = Rp. 69.000.000.

- TOTAL = Rp. 276.000.000.

- Biaya per hektar = Rp. 6.900.000.

c. Total biaya

- Harga bibit = Rp. 174.500.000.

- Biaya tanam = Rp. 276.000.000.

- TOTAL = Rp. 450.500.000.

- Biaya per hektar = Rp. 11.262.500.

7. Masa panen dan harga jual

Dengan masa tanam berkisar 6 hingga 10 tahun. Dengan masa penjarangan pada umur 3 tahun. Dengan penjualan dengan harga dibuat sangat murah. Akan diperoleh estimasi pendapatan :

a. Penjarangan 3 tahun

67.000 batang X Rp. 30.000 = Rp. 201.000.000.

b. Panen umur 6 tahun

67.000 batang X Rp. 200.000 = Rp. 13.400.000.000.

c. TOTAL = Rp. 13.601.000.000.

8. Profit penjualan kayu

Penjualan kayu = Rp. 13.601.000.000.

biaya tanam = Rp. 450.450.000.

profit = Rp 13.150.550.000.

profit per hektar ( profit/40 hektar ) = Rp. 328.763.750.

profit per tahun ( profit/6 tahun ) = Rp. 2.191.758.333.


kapitalisasi profit ( profit/modal ) = 29 kali

Untuk harga dan sistem penjualan dapat disesuaikan dengan demand daerah tersebut. Namun, kami estimasikan harga penjualan kayu dibuat sangat murah.

Untuk informasi detail dapat menghubungi :


Warung bibit Nusa palapa

Jl. Raya Sampang – buntu

Sebelah barat SPBU Randegan

Desa Randegan.

Kec. Sampang.

Kab. Cilacap.

Jawa tengah.

Adhie nugraha

No hp : 0812-2676-1600.

Email : adhie_nugraha22@yahoo.co.id

Webblog : www.reader-extract.tk

Kontrak lahan penanaman sengon di Nagrek JABAR





















==================================================================================================================


( ini hanya estimasi, bukan nilai riil dari konrak dan nilai kontrak setiap proyek berbeda )


==================================================================================================================






Cilacap, Agustus 2010

Kepada :

Yth. Bapak FERY

Nagrek Bandung

Dengan hormat,

Bersama ini kami dari NUSA PALAPA GROUP Cilacap mengajukan permohonan Proposal Penanaman Bibit kayu sengon dan kayu pelindung di area lahan Bapak di daerah Nagrek Bandung seluas menurut hasil survey kami 4 ha dan kami ajukan rincian proposal sebagai berikut.

Dengan melampirkan Anggaran/Biaya penanaman sampai perawatan selama 3 bulan (tanaman siap mandiri hidup) dalam dan bisa diperpanjang menurut kesepakatan kedua belah pihak dan kami siap mengerjakan yang apabila ada kesepakatan bersama.

Atas permohonan proposal ini, kami sangat berharap disepakati/dikabulkan dan dipercaya untuk mengerjakan dengan baik sampai hidup/terima kasih.

Hormat kami

Nusa Palapa Group

(Daryanto)

KETERANGAN

1. Anggaran dihitung berdasarkan cakupan area yang kami sepakati 4 ha, jika area lebih dihitung dengan per titik tanam rata-rata.

2. Asumsi kerja dan masa kerja disesuaikan dengan luas lahan yang ditanam.

3. Pihak pelaksana akan mensurvei dulu kondisi lahan sebelum dilakukan kontrak penanaman.

4. Lokasi lahan diasumsikan terjangkau oleh kendaraan dan kondisi alam tidak membahayakan tenaga kerja.

5. Untuk lahan dengan kondisi masih belum dibersihkan (semak belukar kerapatan tinggi) diperkirakan memerlukan tambahan biaya 4 sampai 5 juta (4 ha).

6. Anggaran dapat berubah sesuai kesepakatan pemilik lahan dan pelaksana kontrak.

7. Standar pembayaran kontrak 30% saat kontrak disepakati 50% saat mulai penanaman, selebihnya dibayar sesuai tahapan yang disetjujui.

8. Pihak pelaksana penanaman menjamin kondisi pertumbuhan bibit hidup 100% ditiap titik dengan masa pengawasan 3 bulan hingga penanaman tanaman hidup/mandiri.

9. Kami harapkan kerja sama saling menguntungkan dengan kami NUSA PALAPA GROUP.

Atas kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Cilacap, Agustus 2010

NUSA PALAPA GROUP

PROPOSAL PENANAMAN BIBIT SENGON DI DAERAH NAGREK

JAWA BARAT DENGAN PENAMBAHAN BIBIT PELINDUNG

Hitungan Area : 4 ha

Jarak Tanam : 2 x 1,5 m

Tanaman Pelindung : Mindi

Masa Tanam : 15 hari

Tenaga Kerja : 10 orang ( 1 Tim )

A. Bibit

- Sengon Merah = 12.000 bt x 1000 = Rp. 12.000.000

- Mindi = 1400 x 100 = Rp. 1.400.000

Biaya Bibit = Rp. 13.400.000

Transport = Rp. 1.400.000

Jumlah = Rp. 14.800.000

B. Peralatan Tanam :

- Anggaran Alat = Rp. 700.000

- Perlengkapan bedeng = Rp. 900.000

- Persiapan dan perapih lahan = Rp. 650.000

- Alat semprot = Rp. 400.000

- Pestisida, Rondrup = Rp. 350.000

- Konsumsi 10 x 150.000 = Rp. 1.500.000

- Transport tenaga 10x150.000 = Rp. 1.500.000

Jumlah = Rp. 6.000.000

C. Penamaman

- Biaya tanam 13400 x 700/bt = Rp. 9.380.000

- Biaya aju 13400 x 200 = Rp. 2.680.000

- Pupuk 3 x 500 kg x 2.500 = Rp. 1.250.000

- Pestisida (obat-obatan) = Rp. 750.000

- Perawatan rutin 4 bulan = Rp. 4.000.000

Jumlah = Rp. 17.060.000

D. Pengawasan masa perawatan

- Survei awal = Rp. 500.000

- Langsir bibit = Rp. 2.000.000

- Biaya pengawasan = Rp. 4.000.000

Jumlah = Rp. 6.500.000

E. Jumlah total

A+ B + C + D =

Total = Rp. 44.360.000

Senin, 16 Agustus 2010

press cocopeat 3