klik ini

Iklan OK

Info update

jadi tambah tahu

Selasa, 24 Agustus 2010

Kontrak lahan penanaman sengon dan akasia di Palembang

Estimasi Biaya Penanaman


==================================================================================================================


( ini hanya estimasi, bukan nilai riil dari konrak dan nilai kontrak setiap proyek berbeda )


==================================================================================================================



Luas lahan : 40 hektar.

Lokasi : porivinsi Jambi

Kontur tanah : perbukitan

Kondisi lahan : belum diolah

Sistem : tumpang sari.

Jenis tanaman : - Sengon merah tinggi 70 cm - 90 cm

- Akasia fornis tinggi 40 cm – 60 cm

Tanaman penutup : Mindi tinggi 70 cm – 90 cm

Jarak tanam : 1,5 m X 2 m ( 3.350 batang/hektar )

1. Proses pembersihan lahan

Dibutuhkan 10 orang untuk melakukan penyemprotan anti gulma dan rumput. Dengan hari kerja 1 hektar/hari/10 orang. Total masa kerja 40 hari.

Obat pertanian yang diperlukan sebanyak 160 botol.

2. Proses penanaman bibit

Dengan populasi 3.450 batang/hektar dan skema penanaman setiap 3 jalur sengon diselingi 1 jalur akasia. Sehingga rinciannya :

- Bibit sengon merah 2.500 batang/hektar.

- Bibit akasia fornis 850 batang/hektar.

- Bibit mindi 100 batang/hektar.


Tanaman penutup berupa mindi dengan jarak penanaman 5 meter. Fungsi nya untuk menjaga 7 melindungi dari kemungkinan serangan serangga.

Tenaga kerja yang di gunakan untuk penanaman :

- Tenaga tanam 15 orang ( 200 lobang/hari)

- Tenaga feeder ( pensuplai bibit dan pupuk ) 5 orang

- Tenaga penyiraman bibit dipenampungan 2 orang

- Pengawas lapangan 1 orang

- Assisten pengawas lapangan 2 orang

- Total tenaga kerja 25 orang.

- Hari kerja 40 hari kerja

3. Proses pemupukan

Pupuk yang digunakan berupa pupuk kimia dan pupuk organik/kohe.

Kebutuhan pupuk kimia sebanyak 120 kg/hektar.

Kebutuhan pupuk organik dengan 3 kali jadual pemupukan (1:2:3) membutuhkan 2500 kg/hektar.

Pemupukan dilakukan 4 kali hingga ketinggian 5 meter atau umur 6 bulan.

Selan itu dibutuhkan pestisida tabur sebanyak 100 kg/hekar.

- Pupuk kimia 120 kg/hektar.

- Pupuk kohe 2500 kg/hektar.

- Pestisida tabur 100 kg/hektar.

4. Proses perawatan pasca penanaman

Setiap 2 minggu sekali dilakukan pengecekan oleh pengawas lahan terhadap kondisi bibit dan gulma pengganggu. Dengan menggunakan tenaga kerja sebanyak 2 orang melakukan perawatan setiap hari.

Pada saat dilakukan jadual pemupukan dibutuhkan tenaga kerja 5 orang/hari/hektar. Untuk mengantisipasi serangan pernyakit, dilakukan penyemprotan pestisida dengan intesitas penyemprotan 2 minggu sekali hingga tanaman setinggi 3 meter atau berumur 2 bulan.

5. Proses pengawasan

Hingga ketinggian minimal 5 meter atau berumur 6 bulan dilakukan pengawasan agar diperoleh pertumbuhan 100% dengan variasi ketinggian 4 meter s/d 7 meter. Jika sudah diperoleh ketinggian yang dipersyaratkan. Maka, kontrak kerja sudah selesai.


6. Nilai kontrak

a. Harga bibit

Lahan 40 hektar membutuhkan total 138.000 batang ( 150.000 batang ). Dengan rincian : 100.500 batang sengon, 33.500 batang akasia fornis, 4000 batang mindi. Dengan daya tampung truck sebanyak 15.000 batang, maka diperlukan 10 kali trip dengan tujuan ke jambi.


Rincian biaya :

- Sengon merah 100.500 batang X Rp. 700 = Rp. 70.350.000.

- Akasia fornis 33.500 batang X Rp. 900 = Rp. 30.150.000.

- Mindi 4000 batang X Rp. 1000 = Rp. 4.000.000.

- Sewa truck 10 trip X Rp. 7.000.000 = Rp. 70.000.000.

- TOTAL = Rp. 174.500.000.

- Biaya per hektar = Rp. 4.362.500.

b. Biaya tanam

- Persiapan lahan Rp. 500 X 138.000 batang = Rp. 69.000.000.

- Penanaman bibit dan pemupukan Rp. 1000 X 138.000 batang = Rp. 138.000.000.

- Perawatan hingga 5 meter Rp. 500 X 138.000 = Rp. 69.000.000.

- TOTAL = Rp. 276.000.000.

- Biaya per hektar = Rp. 6.900.000.

c. Total biaya

- Harga bibit = Rp. 174.500.000.

- Biaya tanam = Rp. 276.000.000.

- TOTAL = Rp. 450.500.000.

- Biaya per hektar = Rp. 11.262.500.

7. Masa panen dan harga jual

Dengan masa tanam berkisar 6 hingga 10 tahun. Dengan masa penjarangan pada umur 3 tahun. Dengan penjualan dengan harga dibuat sangat murah. Akan diperoleh estimasi pendapatan :

a. Penjarangan 3 tahun

67.000 batang X Rp. 30.000 = Rp. 201.000.000.

b. Panen umur 6 tahun

67.000 batang X Rp. 200.000 = Rp. 13.400.000.000.

c. TOTAL = Rp. 13.601.000.000.

8. Profit penjualan kayu

Penjualan kayu = Rp. 13.601.000.000.

biaya tanam = Rp. 450.450.000.

profit = Rp 13.150.550.000.

profit per hektar ( profit/40 hektar ) = Rp. 328.763.750.

profit per tahun ( profit/6 tahun ) = Rp. 2.191.758.333.


kapitalisasi profit ( profit/modal ) = 29 kali

Untuk harga dan sistem penjualan dapat disesuaikan dengan demand daerah tersebut. Namun, kami estimasikan harga penjualan kayu dibuat sangat murah.

Untuk informasi detail dapat menghubungi :


Warung bibit Nusa palapa

Jl. Raya Sampang – buntu

Sebelah barat SPBU Randegan

Desa Randegan.

Kec. Sampang.

Kab. Cilacap.

Jawa tengah.

Adhie nugraha

No hp : 0812-2676-1600.

Email : adhie_nugraha22@yahoo.co.id

Webblog : www.reader-extract.tk

0 komentar: