klik ini

Minggu, 12 Oktober 2008

World without thieves

World without thieves


Sekelompok orang yang tidak puas dengan kerja pemerintahannya dan mereka selalu tidak merasa cukup dengan apapun yang telah dilakukan pemerintah.

“bah, disini kita kerja keras tapi uang kita habis untuk bayar pajak “ ucap salah satu orang dalam kelompok tersebut

“selain itu kita harus suap banyak birokrat. DasarPerampok “ lanjut orang tersebut

“iya bang, ambo cari duit tapi kalau keluar rumah harus bermacet-macetan dan melewati jalan yang banyak lubangnya. Dasar Pencuri”sahut salah satu orang lainnya

“ Ingat gak mas, Mereka kalau sedang kampanye selalu berjanji yang manis-manis, tapi hasilnyua mas? Dasar penjilat” satu orang lagi ikut nimbrung

“ehm” terdengar suara dari pojok ruangan

“kalau kayak gitu kenapa gak pindah aja ke negeri seberang, di sana meski negerinya kecil. Tapia man, jalanan mulus, oranngnya terpelajar dan harga barang-barang murah” lanjut orang yang sedari tadi duduk di pojok ruangan yang gelap itu


“iya betul itu bah, aku pernah dengar dan aku juga pernah kesana untuk berlibur dengan istri mudaku. Memang benar-benar negeri impian” sahut pria yang tadi pertama kali bika pembicaraan

“Kalau begitu papa salahnya kita pindah aja sekarang, ambo sudah tidak tahan lagi hidup[ di negeri ini” sahut salah satunya lagi

“ayo, ayo mas. Tunggu apa lagi. let’s go” sahut yang lainnya lagi


Akhirnya mereka menjadi warga negeri seberang yang seperti negeri impian mereka.


Namun setelah menjadi warga resminya negeri kecil tersebut, mereka kecewa dan sedih sekali.


Negeri mereka yang sekarang memang tidak ada pencuri, perampok maupun penjilat.

Karena …

Mereka hidup di kampong halamannya para pencuri, perampok dan penjilat


Mereka domba dalam kandang serigala


Tidak ada komentar: